Menjual Sensasi ala TV One

Oke, saya tidak tahan lagi. Persetan TV One dan jurnalisme sensasi yang menjadi ciri khas mereka.

Siaran langsung detik-detik terakhir Amrozi dkk yang menyebabkan mereka dibingkai sebagai pahlawan, pengulangan terus menerus siaran bom Marriott II yang jelas-jelas menimbulkan keresahan, dan sekarang, siaran langsung prosesi ijab kabul putri Mbah Surip di hadapan jenazah ayahnya.

Apa-apaan?

Apa yang terjadi dengan nilai etika dan kemanusiaan? Apa yang terjadi dengan moral? Apa yang terjadi dengan nurani? Dengan alasan apa pun, termasuk nilai berita (news value), kejadian seperti prosesi nikah putri Mbah Surip di atas tidak, sekali lagi, tidak seharusnya disiarkan langsung.

Taruhlah saudara Karni Ilyas memiliki putri yang belum menikah. Jikalau saudara meninggal nanti dan putri anda hendak menikah di hadapan jenazah ayahnya, apakah elok jika upacara tersebut diliput langsung oleh TV nasional?

Pada kasus ini, motif utama sudah pasti rating yang berujung kerukan Rupiah. Etika dikesampingkan, profit dikedepankan, dan seperti yang sudah-sudah sensasi dijadikan jualan.

Kotak hitam laknat.

Saya sudah berikrar tidak akan menyentuh dunia televisi.

2 responses to “Menjual Sensasi ala TV One

  1. Karni Ilyas saudara lu pang?
    Ga terlalu kejem nyumpahin bapaknya orang laen…?

    anyway, masalah penajisan dunia televisi…
    yakin pang… ? duwitnya mayan loo… cocok juga buat orang nasis looo…

    Dan televisi (IMHO) 11 12 dengan media lainnya. Jual sensasi, profit oriented dan mengesampingkan etika…

  2. semua bisnis pada hakikatnya profit oriented…itu bukan alasan….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s