Belalang di Balik Ilalang

Cukup kaget sewaktu login ke wordpress, mendapati tampilan dashboard WP telah berubah. Rupanya lama juga saya tidak memasukkan entry baru ke blog ini. Kesibukan yang luar biasa (bah, lebay) membuat lapak pemuat aksara dan aksioma ini terlantar.

Maafkan saya sidang pembaca yang terhormat, berbagai jenis aktivitas yang menyita waktu, konsentrasi, bahkan mood, mewarnai setiap hari yang saya lewati dengan senyum berseri (gubrak!). Sebenarnya saya bersila di depan notebook HP 520 selama 6-8 tiap harinya. Tapi entah mengapa, untuk sekedar mencorat-coret tembok blog ini dengan goresan kata remeh-temeh, seperti yang saya lakukan sekarang ini, pun dibutuhkan mood yang sering kali terlanjur hilang.

Ngomong-ngomong soal mood, tak tahu perasaan ini muncul dari mana, saya merasakan kejenuhan yang luar biasa akan hidup. Bukan, bukan masalah lelah bekerja keras, penat mengejar mimpi, atau capek mencari ujung pelangi. Tapi, semua berjalan apa adanya seolah-olah mengikuti satu garis linear. Begitu lurus, begitu mulus, begitu bagus, begitu………..membosankan.

Murakamitri bilang saya seorang petualang. Saya terdiam. Saya memang belalang yang melompat-lompat dari balik ilalang

9 responses to “Belalang di Balik Ilalang

  1. hehehe memang terkadang hidup bisa terasa menjemukan…ga beda jauh bro ama gw, lagi gak jelas hehehe andai saja kita bisa merayu waktu yah =D

  2. weis… tumben isinya puitis dan ngga berbau pergerakan. wakakka… lagi mellow ya pang. kalo lagi iseng colek aja ym gw (psychoswad)

  3. @pelz

    merayu waktu…kira2 sang waktu cokelat kegemarannya apaan yak? pengen gue sogok..hehe…

    @orangutanz

    sekarang tulisan-tulisan pergerakan udah ada wadahnya om…..diberikan insentif pula…jd saya bingung mo nulis apa di lapak ini…hahhahaa

  4. ah… kalo gitu tulis aja mengenai pergerakan dunia perbokepan. saya mulai tertinggal untuk masalah ituh… wakakkaa…

  5. begitu mulus, ya?

    enak sekali memiliki hidup seperti itu🙂

  6. @panah hujan

    memangnya saya ngomongin hidup ya? hehe

    @orangutanz

    perbokepan..hmm…boleh juga…saya timbang2 dulu…

  7. emang lo nge, lo ga suka status quo walaupun itu status quo yg baik… O.o

  8. stat quo tetep stat quo pak….. potensial untuk memberikan dampak tak terduga…(baik positif maupun negatif)

  9. ……….. dan sekarang status quo melanda blog keparat ini.. .

    oooy!!! ayo diupdate!!gw ancem balik neh!!
    sebagai pengomentar yang tidak terlalu setia, saya menuntut agar blog ini diupdate!
    Bila tidak blog ini akan saya masukan ke blogroll kami!!

    huehehhe… belom diupdate2 tuh list blogroll. rencana mau ganti template, tapi ga jadi2…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s