Trofim Lelono, Heru Lysenko

Trofim Lysenko

Trofim Lysenko

Trofim Lysenko wannabe

Trofim Lysenko wannabe

Dulu sewaktu kecil, salah satu cerita yang tidak saya suka adalah cerita mengenai raja yang dibuatkan baju oleh seorang penjahit. Baju tersebut sungguh istimewa karena tidak kasat mata. Sang raja mengenakan baju istimewa tersebut dan menanyakan pendapat orang-orang terdekat seperti para pengawal dan penghuni istana lainnya mengenai busana barunya itu. Para pengawal terlalu takut untuk mengatakan bahwa sebenarnya sang raja tidak mengenakan apa-apa alias bugil, maka para pengawal memuji bahwa “baju” sang raja sungguh indah. Begitu juga orang-orang istana lainnya. Mereka berpura-pura memuji sang raja.

Karena lingkaran terdekatnya sudah menegaskan akan keindahan “baju” barunya tersebut, maka sang raja tidak berpikir ulang untuk tampil di hadapan rakyatnya dengan busana tak kasat matanya tersebut. Di detik sang raja menampakkan diri, sontak rakyat terhenyak sejenak, tak percaya bahwa raja mereka tampil telanjang di depan umum. Kehenyakan tersebut tak berlangsung lama, karena selang beberapa detik rakyat terbahak-bahak menertawakan pemimpin mereka yang telanjang. Sang raja menyadari kebodohannya dan cepat-cepat menyingkir.

Dulu sewaktu kecil, saya tak pernah membayangkan bahwa suatu saat cerita tersebut akan menjadi nyata dalam sebuah drama kehidupan. Tak tanggung-tanggung, pemeran sang raja adalah presiden negara tempat saya tinggal. Yang lebih mencengangkan lagi, hal tersebut terjadi dua kali. Tak bisa dipercaya.

Saya kira kehebohan blue energy sudah cukup menggambarkan betapa pandirnya mereka itu. Air tanah yang bisa dikonversi menjadi minyak, lelucon yang lucu. Sekarang muncul lagi lawakan lain, padi varietas Super Toy yang bisa dipanen 3 kali sekali tanam. Keterlaluan.

Selidik punya selidik, ternyata banyolan blue energy dan guyon Super Toy muncul dari pelawak yang sama, staf khusus presiden dengan nama Heru Lelono. Ternyata Indonesia mempunyai Trofim Lysenko sendiri. Bapak Heru Lelono ini rupanya mempunyai khayalan yang luar biasa ciamik. Kabarnya ia sudah diberhentikan (atau mengundurkan diri? CMIIW) dari jabatannya. Saya ingin mengusulkan, mengingat daya khayalnya yang bersinggungan dengan dunia ilmiah, agar Pak Heru Lelono mempertimbangkan karir sebagai penulis novel sci-fi. Mungkin setelah sukses menjadi Trofim Lysenko, Heru Lelono bisa sukses juga menjadi seperti Michael Crichton.

Semoga setelah “air menjadi minyak” dan “padi yang bisa dipanen 3x” tidak muncul keajaiban-keajaiban lain yang terlalu lucu untuk terjadi, bahkan di negara seperti Indonesia.

One response to “Trofim Lelono, Heru Lysenko

  1. aaaah… bung siahaan ini seperti tidak tau sazah bahwasanya negara ini dibangun dengan mimpi?!
    Tak pernah kau dengar ada yang bilang tongkat kayu dan batu jadi tanaman?!
    Tak kau ingat bahwa candi dan gunung di tanah jawa dibuat dalam semalam?!
    Dan sekarang yang sering terdengar adalah tuah-tuah mujizat calon pemimpin (atau pemimpi? atau pemberi mimpi?) bisa membuat perubahan dan kemajuan bagi negeri ini hanya dalam tempo 2x 5 tahun…

    Masih lagi kau bingung dengan blue energy dan super toy. Itu karena kau lahir di senin legi. Kamu ga cocok bekerja yang berhubungan dengan air. Seharusnya kau jadi pedagang. Ayo, ketik reg spasi primbon. wah, gw musti minta komisi sama mbah roso…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s