Mengingat-ingat Rizal Ramli

Beberapa hari ke belakang ini, nama Rizal Ramli kembali mengapung ke permukaan. Tiba-tiba saja ia muncul sebagai ketua Komite Bangkit Indonesia dan mengkritik segala macam kebijakan pemerintah. Namanya dituding berada di balik berbagai aksi demonstrasi di ibukota.

Dituduh demikian, bukannya gentar, ia malah berada di barisan depan bergabung dengan mahasiswa dan elemen masyarakat menyatakan ketidaksukaannya pada pemerintah dan segala macam kebijakan mereka yang dinilai menyusahkan rakyat.

Dalam beberapa konferensi pers, ia terang-terangan menyatakan ketidakmampuan duet SBY-JK dalam menghadapi persoalan bangsa, terutama mengenai kenaikan harga BBM. Rizal Ramli, orang yang pada awal tahun 2000-an menghiasi berbagai media massa dan meredup seiring bergantinya kekuasaan dari Gus Dur ke Megawati, tiba-tiba memancarkan sinarnya lagi. Bersama sekjennya, Ferry Yuliantono, yang telah ditangkap beberapa hari lalu, ia dan Komite Bangkit Indonesia yang dipimpinnya menjadi bahan pembicaraan di mana-mana.

Secara personal, tentu saja saya mendukung segala macam bentuk resistensi terhadap kebijakan pemerintah, terlebih mengenai kenaikan harga BBM yang jelas-jelas ngaco. Tapi, saya tidak lupa siapa Rizal Ramli dan apa yang sudah ia lakukan di masa lalu. Masih segar dalam ingatan saya apa saja yang ia perbuat pada waktu menjabat sebagai Menko Ekuin, di mana dirinya pun terlibat sejumlah skandal.

Yang menjadi keheranan saya, tampaknya tidak banyak yang mengingat track record bung Rizal ini di masa lalu. Tiba-tiba saja ia muncul dan masyarakat luas hanya memandang ia sebagai Rizal Ramli, ketua Komite Bangkit Indonesia, yang berdemo menentang pemerintah membawa amanat rakyat, dan melupakan Rizal Ramli, Menko Ekuin era Gus Dur, yang tak lepas dari cela.

Sekali lagi dapat dilihat bahwa orang Indonesia begitu permisif dan pelupa. Mengingat begitu banyak orang yang memandang Orde Baru sebagai pahlawan padahal pada masa 32 tahun mereka menggerogoti fondasi negeri ini, tidak heran orang lupa pada Rizal Ramli yang cuma 7-8 tahun lalu.

20 responses to “Mengingat-ingat Rizal Ramli

  1. hasbi ashidik

    JANGAN MELUPAKAN RIZAL RAMLI

    Betul sekali bahwa Rizal Ramli adalah Menko Perekonomian era Gus Dur, dan pada era itu ada beberapa kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Dan perlu dicatat bahwa kebijakan yang dikeluarkan adalah kebijakan anti-IMF.
    Perlu diingat juga bahwa Rizal Ramli adalah mahasiswa yang berani menentang Soaharto disaat yang lainnya bungkam ketakutan. Ia menentang pencalonan kembali Soeharto sebagai presiden RI karena Rizal Cs menemukan fakta KKN Soeharto. Ingat, kejadian ini 20 tahun sebelum reformasi 98. Dan mengakibatkan Rizal Cs diciduk aparat dan dijebloskan ke penjara Sukamiskin.
    Andaikata kita hisup pada jaman Soeharto tahun 70an, 80an, beranikah kita menentang Soeharto yang korup dan represif? BERANI?? Hanya Rizal Ramli cs lah yang berani.

  2. iya bung… saya tidak kontra dengan rizal ramli….yg saya angkat sekedar orang” indonesia yg mudah sekali lupa dengan orang dan track recordnya….

  3. Beberapa hal berubah, beberapa lainnya tetap..
    tobat? balas dendam? nglunasi utang? permohonan maaf?
    Semoga track record yang buruk bisa diperbaiki *bukan dihapus yah*

  4. tapi takutnya, begitu nanti orang2 yg kayaknya skrg “hebat”, nanti begitu naik dan jadi bagian dari pemerintah, ujungnya sama aja..😦

  5. itu memang sudah jadi penyakit klasik…. lagian rizal ramli kan sudah pernah jdi bagian dari pemerintah….

  6. Halo Bung, kebetulan saya dkk dari Majalah HIKMAHBUDHI akang mengangkat tentang Indonesia Bangkit ini, sudi kiranya beberapa artikel disini kami pakai? Kami tidak spesifik mengangkat Rizal Ramli, tapi upaya dia dkk yang terus teriak menentang kebijakan yang menyengsarakan rakyat. Sementara yg lain kan pada tiarap semua. Walau banyak jg yang mensinyalir bahwa RR jelas ada kepentingan untuk 2009.

    Terima kasih

  7. Halo bung Widodo, saya tentu senang jika artikel saya dipakai untuk majalah anda. Cantumkan saja nama saya: Pangeran Siahaan dan URL blog ini, selanjutnya terserah anda, hehe. O iya satu lagi, mungkin bisa diberikan info dimana saya bisa mendapatkan majalah anda itu.

    Salam

    Terimakasih

  8. Halo Bung Pangeran, maskud saya bahwa artikel diatas tidak sepenuhnya saya copy paste. Boleh jadi artikel ini saya jadikan bahan rujukan, sebab saya masih menunggu konfirmasi dengan sekretaris RR untuk wawancara.
    Jika memang berkenan, nanti kami akan kirimkan majalah kami. Tolong kasih tahu saja alamatnya. Majalah ini merupakan majalah yang diterbitkan Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia.

    Terima Kasih

  9. Pemerintah juga bukannya tidak tanggap. Setelah kasus itu, RR kemudian langsung dicopot dari jabatan komisaris Semen Gresik.

  10. @Bung Widodo

    oh oke. Nanti saya beritahukan alamatnya

    @Nofie Iman

    Bagi RR, lebih penting jabatan ketua komite indonesia bangkit. hehe

  11. bayhakidevayan

    Dia kah satrio piningit indonesia? yang mempunya total asset pribadi lebih dari US$ 150 miliar (bahkan lebih dari US$300 miliar), diakah sosok personal guarantee yang dipercayai di dunia Internasional, dikenal para pimpinan IMF, Word Bank, PBB dan lembaga internasional lainnya. saya masih belum percaya.. Mungkin ada yang bisa memberi jawaban dan pencerahan kepada saya…

  12. saya rasa berlebihan sekali bila rizal ramli disebut satrio piningit…

    lagian saya tidak percaya konsep satrio piningit….

  13. saya juga tidak percaya dengan gagasan satrio piningit. pemimpin dibentuk zaman.
    power tends to corrupt, sudah pasti. tetapi di zaman edan seperti ini, menurut saya ada tiga pilihan yang terbentang di depan mata kita: ikut edan, melawan keedanan, atau duduk nonton sambil sesekali nyoraki.

    terima kasih sudah mampir ke blog saya…πŸ™‚

  14. Andreas Yulianto

    Rizal Ramli hanya menjabat 1.5 tahun. Beberapa langkah terobosan Rizal ketutup sama perilaku presidennya (Gusdur). Semua menteri era Gusdur akhirnya terlihat tidak berprestasi. Termasuk SBY lho. Jadi mungkin kalo nganalisa harus agak kotor sedikit tangannya. Kumpulin informasi dan data yang benar.

  15. catur anindhito

    GO RIZAL RAMLY FOR PRESIDENT!!!!!!!!!!

  16. @andreas yulianto

    elaborate donk “Rizal Ramli hanya menjabat 1.5 tahun. Beberapa langkah terobosan Rizal ketutup sama perilaku presidennya (Gusdur). Semua menteri era Gusdur akhirnya terlihat tidak berprestasi. Termasuk SBY lho”

    Mungkin kalo mo nulis komentar harus agak sedikit kotor tangannya. Merangkai kata dan informasi yang benar.
    πŸ™‚

  17. Saya mengikuti perjalan pak rizal, dengan asumsi dan preksi makro ekonomi yang luar biasa. namun sayang pemerintah yang egois yang merasa ” emeng cuma rizal yang pinter” ditambah penakut terhadap dunia barat. mari kita dukung Rizal Ramly. Econom for President. Former General go home

  18. saya nggak habis pikir dengan orang seperti rizal ramli, mereka gak mengambil contoh dari pemilihan gubernur jawa barat, dimana rakyat sudah bosan dengan muka2 lama sehingga tokoh seperti agum gumelar “KEOK” di pemilihan gubernur tersebut. YO mbok ngoco, orang seperti rizal ramli juga termasuk MUKA-MUKA lama, dan kapasitas dia juga masih ECEK-ECEK.

  19. Orang seperti Rizal Ramli akan mengurangi orang yang berniat GOLPUT. HIDUP RIZAL RAMLI…. GO TO PRESIDENT.

  20. Saya ga terlalu tau track recordnya RR, tapi saya rasa saat ini indonesia butuh adanya capres alternatif. saya berharap di pemilu 2009 ini, kita bisa punya beberapa capres alternatif untuk indonesia yg lebih baik.

    Love and proud to be indonesian..!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s