Pencabutan SIUPP Versi Abad 21

Tak lama setelah pemerintah memerintahkan pemblokiran akses Youtube, UU Keterbukaan Informasi Publik disahkan DPR. Ironis. Apanya yang terbuka bila rakyat dilarang mendapat informasi sesuai dengan yang mereka inginkan? Pemerintah mengkhianati bangsa ini dengan kembali menyebarkan aura “departemen penerangan” khas rezim lampau.

 

Tendensi pemerintah untuk membatasi akses masyarakat kepada informasi sebenarnya telah terendus sejak pemblokiran website porno digadang-gadang. Jika website porno bisa diblok, tidak berbeda dengan website lainnya. Pemerintah mendapat alasan yang tepat untuk memblok Youtube seiring rilis film Fitna di situs video sharing tersebut.

 

Film Fitna dituding dapat menyebabkan keributan antar umat beragama dan memicu disintegrasi. Menurut pendapat pribadi, Fitna tidak lebih sadis dan provokatif dari video-video kerusuhan Ambon dan Poso yang dulu pernah beredar di masyarakat. Memang, Fitna dianggap memojokkan agama tertentu. Tapi pemblokiran akses ke seluruh server youtube sungguh keputusan yang tidak cerdas. Lagi-lagi, Youtube mungkin bukan korban terakhir.

 

Youtube sendiri bukanlah website yang lebih banyak sisi negatif dari positifnya. Seorang teman mengatakan sejak youtube diblok ia tidak lagi bisa menonton ceramah agama yang rutin ia lakukan. Belum lagi bila ditinjau dari dunia seni. Bersama myspace, youtube adalah tulang punggung dunia seni era digital sekarang ini. Bagaimana dengan yang ingin berbagi video dengan sanak saudaranya yang jauh? Mereka tidak bisa lagi melakukannya. Tidak dengan Youtube.

 

Keberadaan Depkominfo yang sejak awal ditakutkan akan menjelma menjadi separti Departemen Penerangan zaman orde baru kembali dipertanyakan. Akankah pemblokiran akses internet akan menjadi versi reformasi dari pencabutan SIUPP? Menkominfo Muhammad Nuh dipandang sebagai Harmoko gaya baru. Kenapa seorang intelektual seperti beliau dapat mengambil tindakan seperti ini? Karena semua kaum intelektual menanggalkan intelektualitasnya begitu mereka memasuki lingkaran setan birokrasi.

 

Negara ini sangat membenci komunis tapi kebijakan yang diambil mirip seperti yang dilakukan Republik Rakyat Cina. Cina memblokir semua website yang mengkritik pemerintah. Bahkan Cina melakukan pembatasan akses sampai kepada Google. Tapi pembatasan yang dilakukan sebatas content filtering. Kenapa Indonesia tidak melakukan hal yang sama terhadap Youtube bila Fitna dianggap mengganggu? Tidak mampukah? Atau tidak ingin?

 

Mayoritas rakyat negeri ini mendaftarkan email addressnya di yahoo. Lalu bayangkan bila suatu hari nanti Yahoo memuat content yang dianggap buruk oleh pemerintah. Akankah pemerintah memblokir Yahoo? Keputusan yang irasional tapi bukan tidak mungkin karena kita hidup di negara yang irasional.

9 responses to “Pencabutan SIUPP Versi Abad 21

  1. saya selalu memepertanyakan kredibilitas dari sang menteri komunikasi informasi ini.. mulai dari daftar untuk pemegang cellphone/pembeli kartu perdana, lalu “pencekalan” website2.. hmm.. seperti memburu tikus dalam rumah, tapi dengan membakar seluruh rumahnya.. bodoh!

  2. pendaftaran kartu seluler dulu zamannya sofyan djalil bukan? sama saja tidak kompeten… saya berandai” yg jadi menkominfo itu onno w. purbo…. hampir tidak mungkin kayaknya….

  3. Karena semua kaum intelektual TERPAKSA menanggalkan intelektualitasnya begitu mereka memasuki lingkaran setan birokrasi (baca: DPR).

    kaskus juga diblock katanya? gila.. gila..

  4. hiHI,,kita dah bsa vIew uTube lage ko,,biasalah,,tadinya mereka orang yang idealis eh,,karena dimanjakan dengan uang jadi ketiduran deh,,hihi

  5. Terkadang ‘kebodohan’ harus disiasati dengan ‘kecurangan’. Beberapa situs diblokir? Masih ada vtunnel.com kawan! Haha.. gak tau deh apa yg ada di pikiran mereka (yang katanya wakil rakyat) itu. Jadi ‘kebakaran jenggot’ karena satu film (yang sebenarnya juga bukan film sih, orang cuma nyolong footage2 aja!) yang menurut gw konyol. Stupid act from thoughtless man. Fitna as ridiculous as Wilder’s hair!😀

    Blog yang cukup menarik. Salam kenal dari sesama anak fikom updm(b). Saran gw, cepet2 lulus lah dari kampus kita. Haha

  6. yea, soal vtunnel dan berbagai cara mengakses situs” yg diblokir tersebut, memang banyak jalan menuju youtube…hehe….

    yg dimenjadi masalah adalah pemblokiran situs” tersebut menjadi sebuah preseden buruk dan tidak menutup kemungkinan, sumber informasi yg lebih besar akan dibatasi juga…..

  7. thanks god i’m anarhist.. haha! (anarchist ko bawa2 tuhan ya..hahaha)

  8. klo kata tolstoy, kan ada yg namanya religious anarchist….hahaha

  9. hehe..waktu itu saya masih bisa donlot dr youtube via http://tembus.kantongin.com gampang dan cepat krn server IIX. Googling aja free anonymous surf bnyk koq.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s