They Dont Wanna Know Indonesia

Pemerintah menetapkan tahun 2008 sebagai Visit Indonesia Year, yang berarti sektor pariwisata akan diberikan perhatian ekstra. Sebagai negara kepulauan yang membentang luas dari Sabang hingga Merauke, hanya Bali yang dikenal dengan baik oleh dunia. Sampai-sampai di beberapa buku panduan wisata, perlu ditekankan bahwa Bali adalah bagian dari negara Indonesia, bukan negara sendiri!

 

Belum jelas bagaimana program pemerintah dalam menjalankan Visit Indonesia Year ini, tetapi belum habis 1 kuartal, kampanye yang buruk telah terjadi. Jakarta bukan Venezia, tetapi beberapa minggu silam, Jakarta tak ubahnya kota air, hanya kurang gondola.

 

Saya melihat sendiri bagaimana satu keluarga asing terpaksa menumpang gerobak dorong agar dapat dievakuasi dari Kelapa Gading, kawasan langganan banjir karena developer daerah elite tersebut seperti tidak tahu kalau beton tidak bisa menyerap air. Peristiwa itu terjadi beberapa saat sebelum saya melihat bagaimana Hotman Paris Hutapea, pengacara gondrong yang sangar itu rupanya pengecut karena tidak berani menerobos banjir, padahal ia mengendarai Hummer H2 yang telah teruji di perang teluk.

 

Genangan air yang tinggi juga terdapat di jalan tol menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, gerbang utama republik ini. Tak pelak lagi, penundaan jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat terjadi. Bisa dibayangkan bagaimana wisatawan asing terjebak di bandara dan terpaksa mengatur ulang jadwal mereka? Belum lagi penderitaan penduduk lokal yang menunggu berjam-jam dan celakanya tidak ada penggantian tiket mereka yang hangus.

 

Saya berpikir liar apa lebih baik banjir di Jakarta dijadikan wisata air sehingga para turis dapat merasakan mengayuh perahu karet di jalan-jalan protokol ibukota negara!

 

Minggu lalu, kabar menyesakkan datang lagi. Kali ini dari PLN. Kebutuhan energi Jawa Bali terlalu besar sedangkan suplai kurang. Akibatnya pemadaman bergilir terpaksa dilakukan. Ada apa dengan komitmen PLN untuk mengalirkan listrik ke seluruh pelosok Nusantara? Buat apa menjulurkan kabel-kabel ke seantero negeri tapi aliran listriknya terputus-putus?

 

Fenomena listrik “byar-pet” menyebabkan sebagian daerah terang benderang sedang daerah lainnya gelap gulita. Alangkah sialnya bila di daerah yang gelap gulita terdapat wisatawan-wisatawan asing yang akan menyebabkan mereka berpikir Indonesia masih ketinggalan 1 abad.

 

Lepas dari kejadian alam, masih banyak faktor-faktor lain yang sangat mungkin akan mengubah program pemerintah tersebut menjadi “Don’t Visit Indonesia Year”. Bagaimana dengan pelayanan terhadap para turis? Sudah rahasia umum bahwa Bandara di Indonesia merupakan salah satu bandara terkorup dengan banyaknya pungutan liar (dalam segala kategori, Indonesia bisa ditemukan pada peringkat-peringkat atas urusan korupsi).

 

Bagaimana dengan transportasi? Kemacetan Jakarta yang gila-gilaan akan membuat pelancong dari mana pun kapok dan tidak ingin lagi datang ke sini.

 

Peristiwa- peristiwa di atas menjadi kampanye yang sangat buruk bagi program Visit Indonesia Year 2008 di awal tahun. Celakanya, kampanye buruk ini tidak datang dari pihak eksternal melainkan dari dalam negeri sendiri. Kita mafhum, kita memang suka menjelek-jelekkan diri sendiri.

 

Dengan berbagai alasan di atas, bisa dipastikan turis akan malas datang ke Jakarta dan memilih langsung ke Bali, yang berarti Visit Indonesia Year 2008 terancam gagal.

 

Pandji Pragiwaksono yang akan menelurkan album rap sebentar lagi mempunyai lagu yang berjudul “You Think You Know Indonesia”, yang bertujuan untuk memberitahu orang luar bahwa Indonesia bukan cuma Bali. Sayangnya, kemungkinan semua orang asing akan membalas, “I DON’T wanna know Indonesia, just give me Bali!”

 

 

7 responses to “They Dont Wanna Know Indonesia

  1. what you said

  2. Benar pun itu semua, terlalu cepat & terlalu dianggap gampang mengkampanyekan Visit negara kita ini tahun 2008 … Baiknya sih slogan Adang-Dani aja dulu yang dipake untuk taun ini: Ayo, Benahi Jakarta … Ayo, Benahi Indonesia …

  3. woi win, gak komen soal BLBI yg di tutup?…..ditunggu loh tulisannya😉

  4. martabak_telor

    haha.. bener tuh.. temen2 gw aja kalo mo balik ke indo, males banget disuruh nyetir!
    katanya “loe mo bikin gw stress apa?? i’m done with driving in jakarta, man. let’s just go to bali.”

    hehe

  5. Sayangnya, kemungkinan semua orang asing akan membalas, “I DON’T wanna know Indonesia, just give me Bali!”

    hahaha. bikin gue ketawa. but it’s such a shame. as usual you make things crystal clear, huhu. bali kan indonesia juga.. biarlah mereka ke sana.. untungnya buat Indonesia juga banyak.. cuma maksutnya kan biar gak bali doang ya yang dikunjungi.. tapi gak usah jauh2 deh. orang indonesia juga banyak aja yang liburannya bali lagi bali lagi.. bali kan sites nya bener2 siap buat wisata soalnya..

  6. “dont visit indonesia year”??? hehehe…. Indonesia emang bener2 dangerously beautiful. musti siap mental buat yang mau ngelancong kesini… gimana turis-turis pada mau kesini ya??? tanya gimana lagi de….. salam kenal -japs-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s