Simplicio

Judul yang gue pake di atas adalah nama pemain bola asal Brazil, entah bermain di klub  mana, yang pasti terakhir kali beredar gue ingat di serie A Italia (aaaahhh….. gue lagi males nginget” soal bola akibat astroTV laknat itu).

 

Sudah jelas alasan gue memakai nama Fabio Simplicio bukan untuk membahas tentang dia atau tentang sepakbola. Alasan gue adalah kesederhanaan. Lho kok? Iya, kesederhanaan (simplicity). Elo yang rajin baca blog gue ini (terberkatilah kalian…) pasti mafhum gue kerap melakukan hal-hal aneh seperti ini dalam tulisan gue. Jadi, ga perlu gue lanjutkan kan penjabaran mengenai hubungan simplicity dengan Simplicio.

 

Kesederhanaan. Ya, kesederhanaan. Tema utama tampilan blog gue ini secara visual. Itu juga kenapa gue bikin blog gue ini di wordpress yang secara tradisional adalah bloggie yang sederhana (elo bisa aja customize CSSnya tapi harus bayar dan blog gue ini sampai saat ini masih nirlaba). Kayak yang gue bilang di palem8.net, gue ingin mengembalikan blog ke esensi utama: tulisan (yo! Gue bisa bikin kredo blog ala gue sendiri untuk menandingi kredo puisinya Tardji! Hehe). Blogspot gue lupakan karena bisa saja menggoda gue untuk mempercantik visualisasi (tapi ga pernah update post. Futile). Multiply juga, karena melihat punya orang lain saja bagi gue sudah seperti huru-hara.

 

Bila elo melihat account FS gue (www.friendster.com/mostboy), elo akan mendapati sebuah account yang simple dan sama sekali tidak ada modifikasi. Bahkan warna dan background tidak berubah. Kenapa? Walaupun dalam beberapa hal gue menggemari kerumitan, tapi dalam hal-hal dimana tulisan adalah inti dan aspek visual hanyalah aksesoris, gue memilih kesederhanaan. Gue agak kurang berkenan dengan tampilan FS ataupun blog yang terlalu ramai dipenuhi dengan gambar dan link yang malah menyebabkan ketidakteraturan. Yang menyadari bahwa gue adalah orang yang cuek dan sama sekali tidak teratur akan bertanya, “Sejak kapan si Pangeran mempermasalahkan ketidakteraturan?” Sejak ketidakteraturan mengaburkan esensi dari tulisan yang gue buat.

 

Kesederhanaan. Juga merupakan alasan gue untuk tidak membangun account di Myspace, karena menurut gue (di luar benefit utama myspace sebagai sarana untuk mempromosikan diri sebagai musisi), Myspace merupakan sebuah menara babilon Nimrod versi internet. Gue sama sekali tidak suka sama myspace. Tidak pernah terpikirkan untuk membuat account di sana (tapi klo gue ga salah inget, gue pernah bikin sih, tapi gue mengimani klo gue ga pernah update apa-apa sejak hari gue register).

 

Sekalian juga di tulisan ini gue mau ngejawab pertanyaan teman gue tentang bloggie ini (tapi dia ga ninggalin comment…. Gue tahu banyak yang udah akses blog gue ini tapi yang sudi ninggalin sepatah dua patah dukun patah kata cuma Tito seorang. Kasih comment donk, biar keliatannya blog ini ramai pengunjung. Hehe.). Teman gue mempertanyakan gaya penulisan gue yang berbeda dengan biasanya gue nulis di indie magz atau di artikel-artikel di website terdahulu. Gue sengaja sih buat blog ini gue berpikir simpel. Artinya gue nulis ini mengalir aja. Gue ga menyempatkan diri untuk memikirkan gaya penulisan gue plus kata-kata yang gue pake mungkin agak aneh dan tabrak sana tabrak sini. Jadi bagi elo yang akrab sama tulisan-tulisan gue (apalagi sejak yang “Bush is Coming”), elo ngira gue nulis blog ini asal-asalan sambil tidur kali ya. Hehehe.

 

Ada juga yang nanya kenapa gue pake bahasa Indonesia, ga pake Inggris kaya di FS. Spoken English gue lebih bagus dari written English. Kalau elo liat blog FS gue, gue kan acak kadut tulisannya. Maen pukul rata tenses dengan justifikasi memakai aint (abis gampang sih…hehehe). Selain itu, gue mau ngasah bahasa Indonesia gue (tau tau, gue tau bahasa Indonesia gue lebih bagus dari kebanyakan orang Indonesia sehingga mungkin gue harus menimba ilmu tingkat tinggi dari Anton Moeliono) dengan cara membuat tulisan yang secara linguistik, liar. Siapa tahu bisa dapat kata-kata dan frase yang menarik untuk bahan tulisan yang lebih serius (dan bisa juga buat nambah perbendaharaan senjata buat spittin rhymes on da battle ground. Hehe)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s