Resah mendesah
paru-paruku basah
tersiram dosamu sudah
melekat pada seribu kisah
yang tidak akan pernah punah
zina sepulang ziarah
meretas nilai zakiah
yang terhampar pada sajadah
memancing lidah berulah
tulah karena amarah
bermandi ludah
tak mendengar kesah
buruk muka leher orang kau belah
mudah dibuat susah
tiada muhibah
hanya latah mencacah
dilarang menyanggah
kaabah tertutup burakah
pembagian nasi mentah
penggusuran rumah
tangan mengadah
terperangah
sekali lagi leher kau pisah
dari badan yang tidak pernah lelah
bidah!